Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel PT Ace Hardware Tbk (ACES) kembali melakukan ekspansi dengan membuka gerai baru yang berlokasi di Tidar, Magelang, Jawa Tengah pada Kamis (23/6/2022).

Gerai di Tidar, Magelang menjadi gerai kedelapan yang dibuka Ace Hardware sepanjang 2022. Dengan tambahan gerai dengan luas 2.000 meter persegi (m2) tersebut, whole gerai yang dikelola ACES sejauh ini berjumlah 222 device.

“Gerai ini merupakan gerai kedelapan yang dibuka pada 2022 dan memiliki luasan 2.000 meter persegi,” tulis Sekretaris Perusahaan Helen Tanzil dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/6/2022).

ACES tercatat telah membuka 7 gerai yaitu di Surabaya, Bandung, Depok, Bogor, Lombok, Palembang dan Tangerang.

Seiring dengan ekspansi yang berlanjut, ACES juga menutup sejumlah gerai. Pada akhir 2021, ACES mengumumkan telah menutup 2 gerai yang berada di Jakarta. Gerai di Marvel Metropolis Shopping mall, Surabaya, Jawa Timur dengan luas sekitar 2.563 meter persegi tutup karena masa sewa yang telah berakhir dan, begitu pula gerai di Pasaraya Blok M yang dengan luas 4.396 meter persegi.

ACES kembali mengumumkan penutupan salah satu gerainya, yakni gerai yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta pada 31 Januari 2022. Selanjutnya, gerai di AEON BSD Tangerang menjadi unit usaha terbaru yang ditutup perseroan pada 29 Mei 2022 setelah beroperasi sejak 30 Mei 2015.

ACES membukukan penjualan sebesar Rp1,59 triliun pada kuartal I/2022, turun 3,41 persen dibandingkan penjualan Kuartal I/2022 sebesar Rp1,64 triliun.

Berdasarkan jenis produk, penurunan terjadi di hampir semua segmen. Penjualan produk perbaikan rumah turun dari Rp890,26 miliar menjadi Rp867,75 miliar, sementara produk gaya hidup turun dari Rp696,38 miliar menjadi Rp658,42 miliar. Adapun penjualan produk mainan meningkat dari sebelumnya Rp60,87 miliar menjadi Rp65,05 miliar.

Turunnya penjualan ACES turut mengurangi beban pokok penjualan perseroan. Sepanjang 3 bulan pertama 2022, beban pokok penjualan ACES berjumlah Rp841,23 miliar atau turun 2,37 persen dibandingkan dengan Rp861,65 miliar pada kuartal I/2022. Hal ini membuat laba bruto perseroan turun 4,23 persen dari Rp830 miliar, menjadi Rp785,27 miliar pada kuartal I/2022.

Laba usaha ACES juga mengalami penurunan dari Rp213,56 miliar menjadi Rp203,90 miliar atau terkoreksi 4,52 persen secara YoY.

Penurunan laba usaha ACES turut mengerek turun laba komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp153,49 miliar, dari Rp161,64 miliar pada kuartal I/2021.

Adapun hingga akhir Maret 2022, Ace Hardware mencatat kenaikan overall aset menjadi Rp7,31 triliun, dari Rp7,18 triliun pada akhir 2021. Jumlah liabilitas perseroan mengalami penurunan dari Rp1,67 triliun di akhir 2021, menjadi Rp1,64 triliun pada akhir Maret 2022.

Sementara itu, complete ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp5,67 triliun, dari Rp5,51 triliun.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Information

Simak Video Pilihan di&#13
Bawah Ini :

Konten Top quality

Masuk / Daftar

Topics #Advanced computer #computer #Electronics #Hardware #Software